Mengapa Anak Tak Mempan dengan Kata “Jangan”? Ternyata Ini Kata Psikolog

Posted on

CARA MENGEMBANGKAN KEMAMPUAN BAHASA

Jika cara-cara di bawah ini dilakukan secara terus-menerus dan konsisten, maka anak akan termotivasi untuk terus mengembangkan kemampuannya berbahasa dan berkomunikasi dan baik. Inilah beberapa hal yang penting diperhatikan orangtua saat berkomunikasi dengan si batita: · Gunakan bahasa yang benar, bukan baby talk seperti, “Oh, mau mimi cucu, ya,” tapi, “Oh, mau minum susu, ya?”
· Gunakan kalimat dan kata yang tidak bermakna ganda. Contoh, “Jangan ke sana, bahaya!” Ingat, ke sana itu bisa berarti ke luar rumah, ke tempat cucian, ke dapur, dan ke banyak tempat lainnya. Lebih baik, katakan, “Mainnya di sini aja, tidak di dekat kompor menyala, bahaya!”

· Gunakan selalu kalimat pendek.

· Hindari kata-kata kotor dan kasar jika tak ingin anak menirunya.

· Karena anak masih belajar, orangtua sebaiknya melantunkan bahasa dengan jelas, tidak cepat-cepat dan dengan gerak mulut (bibir dan lidah) yang tegas sehingga mudah dikenali dan diikuti anak.

· Jika menemukan kesalahan pada kata/kalimat dalam bahasa anak, segera luruskan dengan cara mengulang ucapannya secara benar.

Narasumber:
Ira Puspita, MSi
Pembantu Dekan I Bidang Akademik
Universitas Gunadarma, Depok

sumber : nakita.grid.id