Wahai Orangtua, Pikirkanlah 4 Hal Ini Sebelum Pamer Kesuksesan Anak

Posted on

3. Di atas langit masih ada langit

Kalau toh anak kita memang cerdas, masih banyak di luar sana yang jauh lebih cerdas dan sikap orang tuanya tidak lebay. Seperti kata pepatah, “di atas langit masih ada langit,”

4. Kurang menghargai orang lain yang “berbeda”

“Anakku dong masuk jurusan itu. Yang masuk jurusan itu emang yang pintar-pintar,”

“Kok masuk sekolah itu, emang ada masa depannya?”

“Kok masuk jurusan anu, enggak diterima di jurusan itu ya?”

Setiap anak itu unik dan berbeda. Sebenarnya, setiap orangtua sudah paham ini, sih. Hanya saja dalam praktiknya, orangtua seolah masih sulit menerima yang berbeda, salah satunya dengan merasa apa yang dipilih anaknya jauh lebih baik daripada apa yang dipilih anak orang lain. Sikap fanatik seperti ini hanya akan semakin menunjukkan bahwa orangtua masih bersikap kekanak-kanakan.

Mengutip kata-kata Einstein (dengan sedikit edit) bahwa setiap anak itu istimewa dan jenius, namun jika anak yang ahli berenang dan kurang ahli berhitung dipaksa untuk berhitung sebagai tolak ukur kecerdasan, maka selamanya anak yang memiliki potensi di bidang renang itu akan menganggap dirinya tidak bisa apa-apa. So poor.

Semoga kita bisa menjadi orangtua yang bijak. Anak kita cerdas, anak teman kita juga cerdas, di bidang masing-masing yang nanti bisa dikolaborasikan, bukan dibandingkan.

sumber : ummi-online.com